Berawal
dari keprihatinan mahasiswa Jember pada kehidupan masyarakat nelayan
dipesisir timur pantai laut Jember maka mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu
Ekonomi Mandala Jember melalui Program Hibah Bina Desa berinisiatif unuk meningkatkan pendapatan
masyarakat dan bertujuan untuk mengentas kemiskinan pada masyarakat nelayan
didesa Sumberejo Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember. Berawal dari itu
maka mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Mandala melaksanakan Program
Hibah Bina Desa di Desa Sumberejo sebagai upayanya
mengentas kemiskinan dan upaya meningkatkan pendapatan penduduknya
melalui program-program kreatif dan inovatif.
Pantai payangan adalah gugusan pantai-pantai di sebelah timur Pantai Papuma dan Watu Ulo yang menjadi Andalan Pariwisata Pantai Kab.Jember yang telah terbukti keindahannya. Potensi wisata yang masih tersembunyi dan belum banyak orang yang mengetahuinya adalah Payangan Sisitimur yang masih segelintir orang yang mengetahui keberadaan keindahan panorama alam yang perawan di dalamnya. Pantai ini berada disebelah sisi timur pantai payangan yang berbeda lokasi keramaian yaitu dari bibir pantai yang biasanya dikunjungi oleh para wisatawan. Berbeda dengan Pantai Payangan sendiri yang memiliki 4 panorama pantai 3 bukit dan 2 goa cinanya.
Pantai Payangan Sisitimur berpotensi dikembangkan untuk guna penghijauan, tersedianya lahan yang luas guna penanaman mangrove untuk memperkuat garis pantai dan menghindari abrasi serta menghindari dari hantaman ancaman ombak tsunami. Selain itu potensi yang mendukung adalah Payangan sisitimur sangat cocok untuk wisata berlibur, pantainya bersih dan hampir tanpa sampah, ombaknya pun tidak besar dan relatif tenang. Namun untuk sampai dipayangan sisitimur harus dijangkau menggunakan perahu .
Pantai payangan adalah gugusan pantai-pantai di sebelah timur Pantai Papuma dan Watu Ulo yang menjadi Andalan Pariwisata Pantai Kab.Jember yang telah terbukti keindahannya. Potensi wisata yang masih tersembunyi dan belum banyak orang yang mengetahuinya adalah Payangan Sisitimur yang masih segelintir orang yang mengetahui keberadaan keindahan panorama alam yang perawan di dalamnya. Pantai ini berada disebelah sisi timur pantai payangan yang berbeda lokasi keramaian yaitu dari bibir pantai yang biasanya dikunjungi oleh para wisatawan. Berbeda dengan Pantai Payangan sendiri yang memiliki 4 panorama pantai 3 bukit dan 2 goa cinanya.
Pantai Payangan Sisitimur berpotensi dikembangkan untuk guna penghijauan, tersedianya lahan yang luas guna penanaman mangrove untuk memperkuat garis pantai dan menghindari abrasi serta menghindari dari hantaman ancaman ombak tsunami. Selain itu potensi yang mendukung adalah Payangan sisitimur sangat cocok untuk wisata berlibur, pantainya bersih dan hampir tanpa sampah, ombaknya pun tidak besar dan relatif tenang. Namun untuk sampai dipayangan sisitimur harus dijangkau menggunakan perahu .
Dengan
potensi yang dimiliki tersebut maka mahasiswa/i Sekolah Tinggi Ilmu
Ekonomi Mandala dalam Unit Kegiatan Mahasiswa Korps Sukarela PMI Unit
STIE Mandala Jember telah
melakukan penanaman 1000 bibit mangrove dalam Event “Mangrove Cinta” dan Bazar Olahan
Produk Mangrove hasil keberlanjutan program dari Program Hibah Bina
Desa (PHBD) tahun 2015 yang didukung oleh Direktorat Jendral Pendidikan
Tinggi. Diharapkan
dalam
pembibitan 1000 mangrove dalam upaya mengenalkan kepada khalayak
umum potensi wisata yang dimiliki Pantai Payangan Sisitimur serta
melakukan penghijauan dikawasan payangan, nantinya kawasan pariwisata
mangrove cinta dapat diberdayakan menjadi tempat wisata seperti ecowisata mangrove.
Mangrove
Cinta adalah Kegiatan Pariwisata Terbaru di kawasan Jember Khusunya
Pantai Payangan sendiri dimana wisata ini menyuguhkan para wisatawannya
untuk berlibur dipantai sekaligus melakukan penghijauan. Setiap
Wisatawan akan mendapatkan Papan Harapan yang ikut ditanam bersama bibit
mangrove yang ditanam. Dalam Grand Opening Mangrove Cinta pada tanggal
20 September 2015 lalu, setidaknya lebih dari 500 peserta ikut serta
dalam kegiatan tersebut terdiri dari kaula muda, mahasiswa/i , aktifis lingkungan hidup dan masyarakat umum.
Sekolah
Tinggi Ilmu Ekonomi Mandala adalah salahsatu perguruan tinggi yang
termasuk dalam daftar 92 program yang didanai Dirjen DIKTI pada Program Hibah
Bina Desa tahun 2015. Program Mangrove Cinta dan Program pelatihan
I&II dimaksudkan untuk memberdayakan masyarakat pesisir pantai
dengan memanfaatkan Mangrove, dalam pelatihan I&II masyarakat desa binaan dilatih untuk memanfaatkan Mangrove Jenis Pedada (Sonneratia alba) dan Jenis Bakau (Rhizophora) menjadi olahan pangan. Hasil dari pelatihan I & II adalah Olahan mangrove
berupa Sirup Mangrove, Onde-onde Bintang laut Mangrove, Crip-crip Mangrove, Putri Tanjung
Mangrove, Ikan laut Mangrove, Gula-gula Mangrove dan peserta pelatihan 1 dan 2 sedang dalam tahap pengembangan
produk lainnya yang berbahan baku dari Mangrove jenis Bogem dan Bakau. Diharapkan
dengan adanya pelatihan I & II Masyarakat Desa Binaan dapat menjadi
masyarakat yang lebih maju dan mampu menjadi masyarakat yang berjiwa
Entrepreneur.
Diharapkan
dengan adanya Program Hibah Bina Desa 2015 yang telah dilaksanakan oleh
KSR Mandala dapat berkontribusi aktif kepada masyarakat di desa binaan
agar terbangun desa binaan yang aktif, mandiri, berwirausaha, dan
sejahtera di Desa Binaan secara nyata dan berkelanjutan.